Menyesuaikan Kecepatan Anda
Tiap santri punya tempo sendiri. Guru menyesuaikan kecepatan, pengulangan, dan tingkat kesulitan dengan kemampuan Anda saat ini, sehingga belajar terasa pas dan nyaman sesuai langkah Anda.
Metode Arabi merangkum cara belajar terbaik, dari tradisi talaqqi yang berumur belasan abad sampai riset pendidikan modern, menjadi satu jalan yang utuh. Bersama lebih dari 5.000 pengajar ahli, tiap santri dibimbing satu per satu dengan kecepatan yang menyesuaikan kemampuannya, di rumah maupun secara online.
Metode Arabi adalah cara belajar Al-Quran dan bahasa Arab milik Arabi sendiri, dirangkum dari metode terbaik klasik dan modern. Santri membaca langsung dari bunyinya tanpa mengeja, dikoreksi langsung oleh ustadz atau ustadzah, dan naik jenjang setelah benar-benar lancar, dengan kecepatan yang menyesuaikan kemampuan tiap orang.
Metode Arabi berdiri di atas enam prinsip yang saling menguatkan, hasil rangkuman dari cara belajar terbaik klasik dan modern.
Tiap santri punya tempo sendiri. Guru menyesuaikan kecepatan, pengulangan, dan tingkat kesulitan dengan kemampuan Anda saat ini, sehingga belajar terasa pas dan nyaman sesuai langkah Anda.
Bacaan dipelajari berhadapan langsung dengan ustadz atau ustadzah yang menyimak. Setiap kesalahan dibetulkan saat itu juga, cara Al-Quran diwariskan sejak generasi pertama.
Santri membaca langsung dari bunyi huruf, tanpa mengeja satu per satu. Cara ini membuat santri lebih cepat lancar, selaras dengan metode baca modern yang terbukti.
Setiap jenjang diuji lewat munaqasyah dengan ukuran lancar, cepat, tepat, dan benar makhraj. Santri naik setelah benar-benar menguasai, sehingga fondasinya kuat.
Bacaan dan hafalan diulang secara teratur pada jarak waktu tertentu supaya melekat dan terjaga, sejalan dengan cara kerja ingatan manusia.
Lembar latihan, diagram makhraj, contoh kata dari Al-Quran, dan penanda warna untuk hukum bacaan membuat tiap konsep mudah dipahami dan diingat.
Sebelum menyusun metode sendiri, Arabi mempelajari metode mengaji, tahfidz, dan bahasa Arab yang sudah terbukti, lalu mengambil kekuatan masing-masing.
Belajar berhadapan langsung dengan guru yang menyimak, cara Al-Quran diwariskan dari generasi ke generasi. Inilah inti tiap sesi Arabi.
Membaca langsung dari bunyi tanpa mengeja, naik bertahap jilid demi jilid. Arabi memperkuatnya dengan lembar latihan dan diagram makhraj.
Membaca dengan irama dan ketukan yang menjaga panjang pendek bacaan. Arabi memakai penilaian mutu bacaan lewat munaqasyah berjenjang.
Membaca, menulis, dan menghafal dengan rasm Utsmani yang teliti, disusun keluarga KH Arwani Amin dan terbit tahun 2004. Arabi menjaga ketelitian penulisan ini.
Belajar bahasa Arab dari contoh dan pola, dipadu percakapan empat keterampilan. Arabi membuatnya lebih mudah dengan harakat penuh, ikon kata, dan warna i'rab.
Belajar sampai tuntas tiap tahap, mengulang pada jarak waktu, dan memperkuat ingatan dengan menyetorkan kembali. Arabi merangkainya dengan adab dan bimbingan personal.
Dari semua warisan ini, Arabi menyusun satu metode yang utuh, lalu menyesuaikannya dengan kecepatan belajar tiap santri.
Prinsip yang sama diterapkan dengan langkah yang khas untuk mengaji, bahasa Arab, tahfidz, dan tahsin.
Dari nol sampai lancar membaca mushaf
Huruf diperkenalkan langsung dengan bunyinya beserta letak makhraj yang benar, tanpa dieja satu per satu.
Santri menirukan bacaan guru, lalu mengulang bersama dan satu per satu sampai lidah terbiasa.
Huruf dan kata dibaca dalam urutan acak untuk memastikan santri benar-benar membaca, tidak menghafal urutan.
Dari huruf tunggal, huruf bersambung, harakat, tanwin, dan sukun, sampai hukum tajwid dan masuk ke ayat mushaf yang nyata.
Sebelum naik, bacaan diuji dengan ukuran lancar, cepat, tepat, dan benar makhraj.
Durusul Lughah generasi baru yang mudah dipahami
Kaidah diperkenalkan lewat contoh dan latihan terlebih dahulu, penjelasannya menyusul, mengikuti gaya induktif buku Madinah.
Setiap kata diberi harakat lengkap dan gambar sederhana, sehingga mudah dibaca dan diingat sejak awal.
Kata yang dipelajari diutamakan yang sering muncul dalam Al-Quran, dengan jendela ayat sebagai contoh nyata.
Fungsi kata seperti mubtada, khabar, fi'il, dan fa'il dibedakan dengan warna, lalu dilatih mengenali tanda dan fungsinya.
Materi diulang pada jarak hari tertentu, lalu dipakai dalam percakapan singkat agar melekat dan terasa hidup.
Hafalan yang melekat dan mutqin
Guru membacakan ayat, santri menirukan berulang sampai bacaannya benar sebelum mulai menghafal.
Hafalan baru ditambah sedikit demi sedikit sesuai kemampuan, dengan bacaan yang sudah benar.
Hafalan yang baru dan hafalan yang lama diulang secara teratur supaya terjaga.
Santri memperdengarkan hafalannya kepada guru untuk dikoreksi dan dipastikan tepat.
Hafalan dirawat dengan muraja'ah rutin hingga kokoh, melekat, dan terjaga.
Memperbaiki bacaan sampai benar dan indah
Letak keluarnya tiap huruf dibenahi satu per satu dengan menyimak langsung dari guru.
Sifat tiap huruf seperti tebal, tipis, dan pantulan qalqalah dilatih agar bunyinya tepat.
Idzhar, idgham, iqlab, dan ikhfa dipelajari dengan contoh dan ditandai dengan warna.
Panjang pendek bacaan dan tempat berhenti dilatih sesuai kaidah tajwid.
Setelah bacaan benar, irama tilawah ditata agar terdengar indah dan menenangkan.
Cuplikan asli lembar belajar Arabi Jilid 1, dari peta makhraj sampai lembar latihan, semua tersusun rapi dan terukur.
Lima daerah keluarnya huruf dikenalkan sejak awal supaya pelafalan benar.
Tiap huruf dikenalkan dengan bunyi dan makhrajnya, lalu muncul dalam kata Al-Quran yang nyata.
Lembar latihan terstruktur untuk melingkari, membaca, dan menelusuri huruf sampai lancar.
Cuplikan dari materi cetak Arabi yang sudah diperiksa ketepatan teks Al-Qurannya.
Ada santri yang cepat menangkap huruf, ada yang perlu waktu lebih untuk tiap bacaan. Metode Arabi menghormati keduanya.
Dengan belajar privat satu per satu, guru mengatur tempo, pengulangan, dan tingkat kesulitan sesuai kemampuan santri saat itu. Santri naik jenjang ketika sudah siap, dengan fondasi yang kuat.
Guru menilai kemampuan awal, lalu menempatkan Anda pada jenjang yang tepat, dari nol maupun melanjutkan.
Bagian yang sulit diulang lebih banyak, bagian yang sudah dikuasai dilewati lebih ringkas.
Munaqasyah memastikan Anda lancar sebelum naik, sehingga setiap tahap berdiri di atas tahap sebelumnya.
Metode Arabi menata perjalanan dari mengenal huruf sampai menghafal, satu jenjang di atas jenjang yang lain.
Dari iqra sampai tahfidz
Setiap jenjang menyesuaikan kemampuan awal Anda, baik anak maupun dewasa.
Perbandingan yang jujur antara belajar dengan Metode Arabi dan beberapa cara lain yang umum.
| Aspek | Metode Arabi | Belajar Sendiri | Kelas Umum Ramai |
|---|---|---|---|
| Kecepatan belajar | Menyesuaikan tiap santri | Tergantung disiplin sendiri | Mengikuti tempo kelas |
| Koreksi bacaan | Langsung tiap sesi oleh guru | Sering tidak terdeteksi | Terbatas karena murid banyak |
| Naik jenjang | Setelah munaqasyah, terukur | Tanpa ukuran yang jelas | Mengikuti jadwal kelas |
| Materi | Bertahap, kaya, dari Al-Quran nyata | Beragam dan tidak tentu | Seragam untuk semua |
| Cara belajar | Privat di rumah atau online | Mandiri | Datang ke satu tempat |
Didukung ribuan pengajar di berbagai kota, Metode Arabi bisa dijalankan dengan cara yang paling nyaman untuk Anda.
Pengajar Arabi datang ke rumah dan mengajar privat satu per satu, nyaman dan personal.
Belajar lewat video call bersama guru, fleksibel dari mana saja.
Belajar bersama dua sampai lima santri dengan suasana yang saling menyemangati.
Akses materi dan pantau kemajuan lewat Arabi App, platform belajar digital Arabi.
Konsultasi gratis untuk menemukan jenjang dan cara belajar yang tepat untuk Anda atau anak Anda.