Bahasa Jawa Pegon
Pegon paling banyak dipakai menulis bahasa Jawa, baik untuk catatan kitab maupun karya keagamaan. Arabi memakainya sebagai contoh utama latihan membaca dan menulis.
Aksara Pegon adalah tulisan Arab yang dipakai menulis bahasa Jawa, Sunda, dan Melayu di lingkungan pesantren Nusantara. Metode Arabi membimbing Anda mengenali 28 huruf hijaiyah, menambahkan 6 huruf khas Pegon, lalu membaca dan menulis kalimat sampai mampu memaknai kitab kuning bergaya makna gandul. Privat satu lawan satu, hadir langsung di rumah ataupun lewat daring.
Aksara Pegon adalah tulisan Arab yang dipakai menulis bahasa Jawa, Sunda, dan Melayu, dengan tambahan 6 huruf untuk bunyi yang tidak ada dalam bahasa Arab. Di Arabi, kemampuan ini ditata 4 jenjang Metode Arabi, dari mengenal huruf hijaiyah sampai memaknai kitab kuning bergaya makna gandul.
Pegon tumbuh dari tradisi keilmuan Islam di Nusantara. Arabi menjaga akarnya sambil mengajarkannya secara terstruktur.
Pegon paling banyak dipakai menulis bahasa Jawa, baik untuk catatan kitab maupun karya keagamaan. Arabi memakainya sebagai contoh utama latihan membaca dan menulis.
Di tatar Sunda, Pegon dipakai menulis bahasa Sunda dengan penyesuaian beberapa bunyi. Arabi mengenalkan perbedaan ejaannya bagi yang berbahasa ibu Sunda.
Makna gandul adalah cara memberi arti kata per kata di bawah teks Arab dengan tulisan Pegon kecil yang menggantung miring. Arabi mengajarkan cara membacanya pada jenjang lanjut.
Banyak naskah dan kitab terbitan pesantren ditulis dengan Pegon. Kemampuan ini membuka pintu membaca khazanah keilmuan Islam Nusantara secara langsung.
Arabi mengajarkan Pegon sebagai keterampilan tulis yang hidup, dengan rujukan tradisi yang nyata dan langkah belajar yang tertata.
Cara Arabi menumbuhkan kemampuan membaca dan menulis Pegon dengan rapi sejak awal.
Belajar Pegon dimulai dari huruf hijaiyah yang sudah dikenal dari bacaan Al-Quran, lalu huruf tambahan diperkenalkan satu per satu di atas fondasi itu.
Tiap huruf dan kata dilatih dengan dibaca sekaligus ditulis tangan. Bentuk awal, tengah, dan akhir huruf dilatih supaya tulisan sambungnya rapi dan terbaca.
Pengajar menyimak bacaan dan memeriksa tulisan Anda tiap pertemuan. Kekeliruan bentuk huruf atau ejaan dibetulkan saat itu juga lalu diulang sampai tepat.
Sebelum naik jenjang, Anda menyelesaikan latihan membaca dan menulis yang dinilai dari kerapian, ketepatan ejaan, dan kelancaran membaca. Naik jenjang setelah lulus.
Tatap muka atau daring, intinya satu: tulisan dan bacaan Anda diperiksa langsung oleh pengajar.
Pengajar datang ke rumah Anda
Pertemuan pertama memeriksa sejauh mana Anda mengenal huruf hijaiyah dan harakat, untuk menentukan jenjang yang pas.
Pengajar menunjukkan bentuk huruf, lalu Anda menyalinnya di buku latihan sambil melafalkan bunyinya.
Anda membaca kata dan kalimat Pegon, pengajar menyimak, dan ejaan yang keliru dibetulkan saat itu juga.
Saat siap, Anda menyelesaikan penilaian untuk naik jenjang, dan menerima laporan capaian berkala.
Latihan daring lewat panggilan video
Pengajar menulis huruf Pegon di papan digital yang Anda lihat langsung, lalu Anda menirukan di buku latihan sendiri.
Anda memperlihatkan hasil tulisan tangan lewat kamera, dan pengajar memberi koreksi bentuk huruf serta ejaan.
Anda membaca teks Pegon di layar dengan irama yang menyesuaikan kemampuan, hingga lancar.
Sesuaikan waktu belajar dengan rutinitas Anda, dari pagi sampai malam atau di hari libur, cocok untuk pelajar dan pekerja.
Empat jenjang bertahap, tiap tahap membekali tahap berikutnya. Anda memulai dari tahap yang sepadan, lalu naik begitu lulus penilaian.
Anda dapatmengenal 28 huruf hijaiyah serta harakat vokal a, i, u, e, dan o dalam Pegon.
Anda dapatmenulis dan membaca huruf tambahan untuk bunyi ca, pa, nga, nya, ga, dan dha.
Anda dapatmembaca dan menulis kata serta kalimat utuh dalam bahasa Jawa atau Sunda dengan Pegon.
Anda dapatmembaca makna gandul di bawah teks Arab dan menyalin makna kata dalam Pegon.
Tiap jenjang hanya memakai huruf dan kaidah yang sudah diajarkan, sehingga Anda membaca dan menulis dengan benar sejak latihan pertama.
Cuplikan bahan yang Anda pelajari, mulai huruf tambahan hingga penanda vokal khas Pegon.
Huruf untuk bunyi yang tidak ada dalam bahasa Arab.
Lima bunyi vokal yang ditandai dengan harakat dan tambahan.
Kata sederhana yang dieja dari huruf yang sudah dipelajari.
Cuplikan ini sebatas gambaran awal. Materi penuh diberikan bertingkat mengikuti perkembangan Anda.
Kurikulum berjenjang. Anak naik tingkat hanya setelah satu tahap dikuasai, sehingga fondasinya kokoh.
Mengulang 28 huruf hijaiyah dan melatih bentuk awal, tengah, dan akhir saat huruf disambung. Tahap ini memastikan tulisan tangan terbaca sebelum masuk ke huruf tambahan.
Mengenal huruf ca, pa, nga, nya, ga, dan dha, lalu penanda vokal a, i, u, e, dan o. Huruf tambahan dilatih terpisah dari huruf hijaiyah aslinya supaya bunyinya tidak tertukar.
Merangkai kata menjadi kalimat bahasa Jawa atau Sunda yang ditulis dengan Pegon. Anda berlatih membaca teks pendek sekaligus menulis kalimat sendiri dengan ejaan yang benar.
Mengenali cara membaca arti kata yang ditulis miring menggantung di bawah teks Arab. Penanda jabatan kata seperti utawi, iku, dan kelawan dikenalkan supaya makna kalimat terbaca utuh.
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Iqra' bismi rabbikalladzi khalaq
Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.
Perintah membaca menjadi pijakan adab belajar di Arabi. Aksara Pegon membuka satu lagi pintu membaca khazanah keilmuan Islam Nusantara.
Selalu ada jalan untuk membaca dan menulis Pegon, dari yang baru kenal huruf sampai yang ingin mahir memaknai kitab. Pertemuan pertama diawali asesmen ramah untuk memilihkan jenjang permulaan yang tepat.
Memantapkan kemampuan menulis catatan kitab dan membaca makna gandul, sehingga pelajaran kitab kuning di pesantren atau sekolah lebih mudah diikuti.
Memulai dari huruf hijaiyah dengan tenang, didampingi seorang pengajar pribadi sampai mampu membaca dan menulis Pegon dengan nyaman di waktu yang luwes.
Mengasah kemampuan membaca makna gandul secara mandiri, sehingga bisa menelaah kitab dan naskah berbahasa Jawa atau Sunda tanpa selalu bergantung pada terjemahan.
Menguasai kaidah tulis Pegon yang rapi untuk mengajar maupun membaca manuskrip lama, ikut menjaga khazanah tulisan Islam Nusantara tetap hidup.
Aksara Pegon dapat dipelajari dari pengenalan huruf hingga membaca kitab. Penanda berikut memberi gambaran bekal awal Anda, dan pengajar menetapkan jenjang lewat asesmen ringan.
Inti belajar Pegon yang benar adalah tulisan dan bacaan Anda diperiksa lalu dibetulkan oleh pengajar. Berikut perbandingan apa adanya dari beberapa pilihan, agar Anda memilih jalan yang tepat.
| Aspek | Privat Arabi | Belajar Sendiri | Belajar Selintas di Kelas Besar |
|---|---|---|---|
| Koreksi tulisan | Diperiksa dan dibetulkan tiap pertemuan | Bentuk huruf yang salah sering terbawa terus | Giliran dikoreksi terbatas karena satu guru banyak murid |
| Huruf tambahan Pegon | Dilatih terpisah sampai tidak tertukar | Mudah keliru dengan huruf hijaiyah aslinya | Bergantung pada perhatian guru ke tiap murid |
| Jenjang belajar | Menyesuaikan kemampuan tiap pembelajar | Tergantung disiplin pribadi | Tempo mengikuti kelas |
| Memaknai kitab | Dibimbing membaca makna gandul langkah demi langkah | Sulit dipahami sendiri tanpa pembimbing | Jarang sampai tahap memaknai kitab |
| Laporan capaian | Laporan berkala perkembangan Anda | Memantau sendiri | Bergantung kebijakan lembaga |
Satu sesi 60 menit. Harga per sesi mengikuti jenjang, dari A1 (dasar) sampai C2 (mahir), dan sama untuk semua kota. Bisa privat di rumah atau online. Paket sesi lebih besar lebih hemat.
Atau bayar per sesi: Rp 55.100 online, Rp 72.870 privat tutor ke rumah.
Tiga kekuatan yang menyangga tiap pertemuan Pegon Anda.
Pegon dibangun di atas huruf hijaiyah yang sama dengan bacaan Al-Quran, sehingga kemampuan membaca Al-Quran dan menulis Pegon saling menguatkan.
Enam huruf tambahan Pegon dilatih terpisah dari huruf hijaiyah aslinya, sehingga bentuk dan bunyinya tidak tertukar saat menulis.
Jenjang lanjut membimbing Anda membaca makna gandul, sehingga kemampuan Pegon benar-benar terpakai untuk menelaah kitab kuning.
60 menit per pertemuan
Hubungi kami
60 menit per pertemuan
Hubungi kami
Pengajar memeriksa bentuk huruf dan ejaan tulisan tangan Anda lalu membetulkannya langsung, sehingga tulisan Pegon rapi dan terbaca.
Tiap huruf dan kata dilatih dengan dibaca sekaligus ditulis, sehingga kemampuan membaca dan menulis tumbuh bersama.
Kenaikan terjadi setelah lulus penilaian membaca dan menulis, sehingga fondasi tiap tahap teruji sebelum melangkah.
Tiap bagian diasah berulang kali sampai melekat, pada laju yang menyesuaikan kemampuan tiap pembelajar.
Latihan memakai kata dan kalimat dari kitab serta naskah nyata, sehingga belajar terasa langsung terpakai.
Anda mendapat catatan rutin tentang materi yang dipelajari, capaian, dan sasaran jenjang berikutnya.
Pengajar Pegon Arabi adalah ahli bahasa Arab dan membaca Al-Quran, lolos penyaringan dari beragam kampus dan universitas, lalu dibina mengikuti standar Metode Arabi. Mereka membawa kecakapan menulis dan membaca yang nyata, penguasaan Metode Arabi, serta hati pendidik yang membimbing dengan adab serta kesabaran.
Menguasai huruf hijaiyah, huruf tambahan Pegon, serta kaidah ejaannya, sehingga tulisan dan bacaan Anda terbimbing dengan benar.
Memahami alur empat jenjang Pegon, cara melatih huruf tambahan secara terpisah, serta menilai kesiapan lewat penilaian bertahap.
Membimbing dengan sabar dan adab, menyesuaikan tempo untuk pemula yang baru kenal huruf maupun santri yang ingin memaknai kitab.
Dulu saya kesulitan membaca makna gandul di kitab. Setelah dibimbing privat, sekarang saya bisa mengikuti pelajaran kitab kuning tanpa selalu menunggu terjemahan.
Saya mulai dari huruf hijaiyah karena ingin bisa membaca tulisan Pegon catatan kakek. Pengajarnya sabar dan tulisan saya selalu dikoreksi tiap pertemuan.
Kelas online ternyata nyaman. Pengajar menulis di papan digital dan saya memperlihatkan tulisan tangan lewat kamera, jadwalnya pun fleksibel malam hari.